Rabu, 07 Desember 2011 - 0 komentar

Zuhud

innamaa matsalu alhayaati alddunyaa kamaa-in anzalnaahu mina alssamaa-i faikhtalatha bihi nabaatu al-ardhi mimmaa ya/kulu alnnaasu waal-an'aamu hattaa idzaa akhadzati al- ardhu zukhrufahaa waizzayyanat wazhanna ahluhaa annahum qaadiruuna 'alayhaa ataahaa amrunaa laylan aw nahaaran faja'alnaahaa hashiidan ka-an lam taghna bial-amsi kadzaalika nufashshilu al-aayaati liqawmin yatafakkaruuna
[Yunus:24] Sesungguhnya perumpamaan kehidupan duniawi itu, adalah seperti air (hujan) yang Kami turunkan dan langit, lalu tumbuhlah dengan suburnya karena air itu tanam- tanaman bumi, di antaranya ada yang dimakan manusia dan binatang ternak. Hingga apabila bumi itu telah sempurna keindahannya, dan memakai (pula) perhiasannya dan pemilik-permliknya mengira bahwa mereka pasti menguasasinya tiba-tiba datanglah kepadanya azab Kami di waktu malam atau siang, lalu Kami jadikan (tanam-tanamannya) laksana tanam-tanaman yang sudah disabit, seakan-akan belum pernah tumbuh kemarin. Demikianlah Kami menjelaskan tanda-tanda kekuasaan (Kami) kepada orang- orang berfikir.
i'lamuu annamaa alhayaatu alddunyaa la'ibun walahwun waziinatun watafaakhurun baynakum watakaatsurun fii al-amwaali waal-awlaadi kamatsali ghaytsin a'jaba alkuffaara nabaatuhu tsumma yahiiju fataraahu mushfarran tsumma yakuunu huthaaman wafii al-aakhirati 'adzaabun syadiidun wamaghfiratun mina allaahi waridhwaanun wamaa alhayaatu alddunyaa illaa mataa'u alghuruuri
[Al hadid:20] Ketahuilah, bahwa sesungguhnya kehidupan dunia ini hanyalah permainan dan suatu yang melalaikan, perhiasan dan bermegah-megah antara kamu serta berbangga- banggaan tentang banyaknya harta dan anak, seperti hujan yang tanam-tanamannya mengagumkan para petani; kemudian tanaman itu menjadi kering dan kamu lihat warnanya kuning kemudian menjadi hancur. Dan di akhirat (nanti) ada azab yang keras dan ampunan dari Allah serta keridhaan-Nya. Dan kehidupan dunia ini tidak lain hanyalah kesenangan yang menipu.


1.) Dari AbuAbbas sahl bin Sa'ad Assa'idi radhiallahu anhum dia berkata: Seseorang mendatangi rasululloh shallallohu alaihi wa sallam , maka beliau berkata: Wahai Rasululloh tunjukan kepadaku sebuah amalan yang jika aku kerjakan, Allah dan manusia akan mencintaiku, maka beliau bersabda. Zuhudlah terhadap dunia  maka engkau akan dicintai Alloh dan Zuhudlah terhadap apa yang ada pada manusia maka engkau akan dicintai manusia (hadist hasan riwayat Ibnu majjah)

2. Dari abu said al khudiry ra. ia berkata rasulullah saw duduk diatas mimbar dan kami duduk di sekitarnya, kemudia beliau bersabda; Sesungguhnya di antara yang aku khawatirkan terhadap kalian sepeninggalku adalah terbukanya kemewahan dan keindahan dunia (HR Bukhari dan muslim)

3. Dari Abu sa'id al khudiry ra ia berkata; rasulullah saw bersabda" sesungguhnya dunia ini indah dan mempesonakan dan sesungguhnya Alloh ta'ala telah menyerahkannya kepada kalian , kemudia Allah akan melihat bagaimana kalian berbuat atas duni ini, maka berhati-hatilah dalam urusan dunia dan berhati-hatilah juga terhadap wanita (HR Muslim)

4.Dari Al mustaurid syaddad ra, ia berkata ; rasulullah was bersabda; perbandingan antara dunia dengan akhirat , seperti seorang diantara kalian yang memasukan jari- jarinya ke dalam lautan, maka perhatikanlah apa yang dapat ia peroleh (HR Muslim)

5. Dari Abu hurairah ra,  dari rasulullah saw beliau bersabda; "Andaikan aku mempunya emas sebesar bukit uhud, aku pasti lebih senang kalau emas itu tidak menginap di tempatku sampai tiga malam, dan masih tersisa di tempatku, kecuali sesuatu yang aku persiapkan untuk membayar hutang (HR Bukhari dan muslim)

6. Dari abu hurairah ra,  ia berkata rasulullah saw bersabda; perhatikanlah orang yang berada di bawahmu dan jangan kamu memperhatikan orang yang berada di atasmu, karena yang demikian itu lebih pantas, agar kamu semua tidak menganggap remeh nikmat Alloh yang telah dikaruniakan kepadamu (HR Bukhari dan muslim)

7. Dari abu hurairah ra  ia berkata Rasulullah saw bersabda; Dunia ini adalah penjara bagi  orang mukmin dan surga bagi orang kafir (HR  muslim)

8. Dari abudullah bin asy-syikhir ra, ia berkata ; saya mendatangi rasulullah saw sedangkan beliau sedang membaca surat ; AL HAAKUMUT TAKAATSUR' kemudian beliau bersabda; Anak adam akan berkata ini adalah harta bendaku, ini adalah harta bendaku, wahai anak adam , tidak ada harta kekayaan yang kamu miliki, kecuali apa yang kamu makan kemudian habis, atau apa yang kamu pakai kemudia rusak, atau apa yang kamu sedekahkan kemudian menjadi simpanan bagimu (HR muslim)

9.Dari abdullah bin mughfal ra ;  ia berkata ; ada seseorang berkata kepada nabi saw, wahai rasulullah , demi Alloh saya mencintai engkau, beliau bersabda; pikirkanlah benar-benar apa yang kamu katakan itu; ia berkata demi Alloh sungguh saya mencintai engkau , ia mengulanginya sebanyakan tiga kali, kemudian beliau bersabda ; apabila kamu mencintaiku , bersiap-siaplah untuk menghadapi kemiskinan dengan mengencangkan pinggang; sesungguhnya kemiskinan itu lebih cepat datangnya, bagi orang yang mencintaiku melebihi cepatnya banjir yang mengalir ke jurang (HR Timidzi)

0 komentar:

Poskan Komentar